Friday, 14 November 2025

Garudafood Tampil di Lean Global Connection 2025: Menjadi Sorotan Transformasi Lean Indonesia di Kancah Dunia

Jakarta, 14 November 2025 — Garudafood kembali menunjukkan kiprahnya di panggung internasional melalui partisipasi dalam ajang bergengsi Lean Global Connection (LGC) 2025, yang dikenal sebagai the world’s largest online lean event. Acara ini diselenggarakan secara virtual pada 13–14 November 2025 dan diikuti oleh lebih dari 10.000 peserta dari 120 negara, dengan menghadirkan 80 pembicara internasional.

Salah satu sorotan dari Indonesia adalah kehadiran Basuki Nur Rohman, Manufacturing Director PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, sebagai pembicara yang membagikan pengalaman transformasi lean di Garudafood. Dalam sesi tersebut, beliau memaparkan tantangan kompleks yang dihadapi perusahaan seiring pertumbuhan skala bisnis, mulai dari jaringan manufaktur dan distribusi, tekanan biaya, hingga perubahan perilaku konsumen dan tuntutan digitalisasi.

 “Kami perlu menyederhanakan cara kerja untuk tetap gesit dan relevan,” ujar Basuki.

Garudafood mengadopsi pendekatan lean sebagai strategi utama untuk meningkatkan efisiensi, menyatukan ritme kerja antar divisi, memperkuat akuntabilitas, dan memastikan fokus pada nilai pelanggan. Transformasi ini mencakup seluruh aspek operasional, dari desain sistem hingga eksekusi harian.

Langkah Nyata: Sistem yang Selaras dan Tim yang Tangguh

Salah satu inisiatif kunci adalah redesign struktur organisasi agar alur kerja dan tanggung jawab lebih jelas. Melalui penerapan Line Balancing Number (LBN), setiap lini produksi terhubung langsung dengan sasaran perusahaan, memungkinkan tim mengelola kinerja secara detail tanpa kehilangan pandangan strategis.

Selain itu, Garudafood menempatkan pengembangan kapabilitas tim sebagai fondasi utama transformasi. Program pembelajaran terstruktur, knowledge sharing, dukungan manajemen, dan pemanfaatan digital tools menjadi bagian integral dari perjalanan lean.  

“Tujuannya bukan hanya mencetak individu yang kompeten, tapi membentuk tim yang mampu berpikir, memecahkan masalah, dan berkembang bersama,” tambah Basuki.

Budaya dan Kepemimpinan yang Berakar pada Nilai

Transformasi lean di Garudafood juga ditopang oleh budaya perusahaan yang kuat, berakar pada nilai-nilai pendiri: kejujuran, komitmen, kerja keras, dan rasa syukur. Pendekatan Mindfulness-Based Business (MBB) turut diterapkan untuk memastikan kepemimpinan dijalankan dengan kesadaran, ketenangan, dan tujuan yang jelas.

Dalam menghadapi dinamika bisnis, Garudafood menjadikan True North sebagai kompas bersama untuk menjaga fokus dan arah strategis.  
“Pelajaran terpenting dari perjalanan lean kami sangat sederhana: Less is more,” tutup Basuki.

Transformasi ini tidak berhenti di area manufaktur, tetapi juga diperluas ke fungsi-fungsi lain seperti perencanaan, pergudangan, dan dukungan operasional. Bagi Garudafood, lean bukan sekadar metode, melainkan komitmen jangka panjang untuk perbaikan berkelanjutan.